Home / Peristiwa / Puluhan Petani Didampingi Kasta NTB, Datangi BRI Mohon Solusi Atas Kredit Mereka

Puluhan Petani Didampingi Kasta NTB, Datangi BRI Mohon Solusi Atas Kredit Mereka

BERITAKINI talentafmnews.com – Puluhan Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Pade Insaf Dusun Montong Lisung Desa Semoyang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah NTB, selasa 26/10/2021, didampingi Kasta NTB datang ke BRI Praya.

Kedatangan sekitar 40 orang petani serta 20-han orang pengurus dan anggota Kasta NTB ke BRI tersebut, untuk melakukan hearing atau dengar pendapat terkait kredit para petani yang saat ini macet.

Salah seorang Petani, Abidin 40 tahun pada kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah hal terkait dengah keluh kesah atas persoalan kredit macet yang saat ini dialaminya.

Bertani itu jelas Abidin, pekerjaan musiman yang tidak pasti hasilnya. Apa lagi pada musim tanam saat ini para petani sedang sangat merugi dan sama sekali tidak punya uang untuk menyetor pinjaman.

“Untuk makan saja pak, nyaris satu kali dalam sehari kita makan. Apa lagi ada uang untuk menyetor kredit pinjaman,”katanya.

Belum lagi untuk biaya anak sekolah dan biaya sehari-hari, maka dengan apa lagi akan menghidupi keluarga.

“Masak kami semua harus menjadi TKI ke luar negeri Pak. Sementara lihat kami ini, umurnya sudah tua-tua pak, apa yang bisa kami lakukan kalau sampai merantau,”ungkapnya.

Ketua Kasta NTB DPD Lombok Tengah, Lalu Arik Rahman Hakim SH pada kesempatan tersebut menambahkan, para petani juga sangat terbebani dengan adanya tagihan secara tiba-tiba yang dilakukan oleh Kejaksaan.

“Kenapa pihak BRI melimpahkan soal pinjaman petani ini ke Kejaksaan. Padahal dalam klausul kontrak pinjaman tidak disebutkan, bahwa kalau pinjaman itu macet serta merta dilimpahkan ke Kejaksaan,”kata Lalu Arik.

Mestinya lanjut Lalu Arik, pihak BRI melakukan penagihan baik-baik ke para nasabah khususnya petani ini sesuai dengan prosedur yang dimiliki oleh BRI sendiri dan tidak serta serta merta dilimpahkan ke Kejaksaan.

Sekarang tandas Lalu Arik, pihak Poktan Pade Insaf telah menyerahkan kuasa kepada Kasta NTB untuk berdiskusi dengan pihak BRI dan mencari solusi terbaik atas persoalan yang dialami para petani tersebut.

Menjawab hal tersebut, BRI Cabang Praya melalui Asisten Manager Kredit, Wayan Agus Oka mengatakan, pihaknya sesungguhnya telah menjalankan prosedur BRI dalam upaya melakukan penagihan kepada para petani.

“Namun bapak-bapak petani ini sangat susah ditemui. Kami juga bingung kenapa susah sekali ditemui,”katanya.

Soal pelimpahan penagihan yang dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, menurut pihak BRI adalah karena BRI merupakan BUMN maka Kejaksaan Negeri yang sekaligus sebagai Pengacara Negara bisa secara prosedur melakukan penagihan tersebut.

Diakhir hearing, pihak BRI dan Kasta NTB yang telah diserahkan kuasa oleh para petani sepakat untuk melakukan pertemuan berikutnya untuk mencari jalan terbaik terhadap persoalan tersebut.

Untuk diketahui, Poktan Pade Insaf mendapatkan total pinjaman dari BRI Cabang Praya pada tahun 2012 lalu sebesar Rp.300 juta.

Pinjaman itu kemudian dibagi-bagi kepada sekitar 40 orang anggota, yang dimana masing-masing anggota mendapatkan jumlah pinjaman berpariasi sesuai dengan luas lahan mereka.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.