Home / Peristiwa / Ratusan Massa Yang Protes KPUD Bentrok Dengan Polisi

Ratusan Massa Yang Protes KPUD Bentrok Dengan Polisi

BERITAKINI talentafmnews.com – Ratusan massa yang melakukan unjuk rasa protes Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Tengah, pada Rabu Malam 8/5/2019 di eks Kantor DPRD Lombok Tengah NTB, bentrok dengan polisi. Massa memanas ketika KPUD memutuskan menunda rapat pleno.

Kapolres Lombok Tengah, AKBP. Budi Santosa kepada reporter Talentafm menyamapikan, aksi unjuk rasa yang dikakukan massa yang diketahui merupakan masyarakat dari Kecamatan Praya Timur dan sebagian warga Kecamatan Pujut itu, memprotes KPUD terkait masalah indikasi kecurangan yang diduga dilakukan oleh PPK Pujut.

“Belakangan diketahui pula bahwa massa aksi merupakan pendukung Caleg Golkar atas nama Jumali dan massa Caleg Demokrat atas nama Bagus Karya. Kedua massa menuntut penyelesaian dugaan kecurangan PPK Pujut dengan melakukan penghitungan ulang C1,”jelas Kapolres.

Sekitar pukul 21.50 WITA pleno yang berlangsung di eks ruang sidang utama DPRD Lombok Tengah, dinyatakan diskor sampai Kamis 9/5/2019 (hari ini), mengingat PPK masih menyiapkan DA1 untuk didistribusikan kepada para saksi.

“Massa yang sudah berada diluar mendengar pleno ditunda mulai memanas dan mendobrak pintu gerbang eks kantor DPRD lokasi kantor rapat pleno, selain itu melakukan pelemparan terhadap aparat kepolisian yang melaksanakan pengamanan di sekitar lokasi pleno,”tutur Kapolres.

Pukul 22.00 Wita, massa dapat di Pukul mundur oleh Dalmas polres Loteng dan sebagian massa bertahan sekitar SPBU Praya. Namun akibat peristiwa tersebut, sejumlah anggota kepolisian terluka antara lain,  IPTU Heri Indrayanto, SH (Kasat Sabhara Polres Loteng) mengalami luka lecet dijidat sebelah kiri akibat terkena lemparan batu. Aipda Imam W. (Babinkamtibmas Kel. Renteng Praya) mengalami luka lebam dan lecet dihidung akibat terkena lemparan batu. Brigadir I Wayan Darma, luka didengkul akibat lemparan batu.

Adapun massa aksi yang diamankan karena melakukan aksi anarkis dan membawa sajam antara lain, Amaq Mega alamat Dsn. kelanjuh Ds. Bilelando Kec.Praya Timur , Amaq Renda alamat Desa Lantan Kec. Praya Timur, Sudirman alamat Desa Semoyang Kec. Praya Timur, Rumihum alamat Desa Teruwai Kec. Pujut dan Suhaimi alamat Desa Teruwai Kec. Pujut

Sekda Lombok Tengah H.L. Nursiah bersama Kapolres Lombok Tengah, telah mencoba melakukan negosiasi dengan massa aksi namun gagal. Masa aksi tetap ngotot meminta agar KPUD Lombok Tengah menghitung ulang C1.

“Puluhan unit Sepeda motor dan 2 unit kendaraan roda empat yang digunakan massa aksi kami amankan. Sekitar pukul 00.00 wita masa aksi membubarkan diri sementara anggota kepolisian Polres Loteng masih kami kerahkan disana melakukan penjagaan dilokasi pleno,”ungkap Kapolres. (Bams)

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.