Home / Peristiwa / Ribuan Warga Demo Kantor Bupati Loteng. Orator: Massa Aksi Datang Dari Hati

Ribuan Warga Demo Kantor Bupati Loteng. Orator: Massa Aksi Datang Dari Hati

BERITAKINI talentafmnews.com – Ribuan warga pendukung perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdull Madjid (ZAM) pada kamis 21/11/2019 demo Kantor Bupati Lombok Tengah (Loteng) .

Massa aksi berkumpul di Lapangan Bundar Praya lalu bergerak dengan jalan kaki ke Kantor Bupati Loteng dan tertahan didepan gerbang Kantor Bupati tepatnya di jalan Gajah Mada Praya.

Ratusan aparat Dalmas Polres Loteng dan Polda NTB serta puluhan anggota sat-POL PP tampaknya tidak mengijinkan massa aksi untuk masuk ke halaman Kantor Bupati setempat.

Praktis massa aksi yang datang dari berbagai element itu hanya bisa menyampaikan aspirasinya di depan gerbang Kantor Bupati menggunakan satu set alat pengeras suara.

Salah seorang orator, Ahmad,SH mengatakan, massa aksi yang hadir saat itu adalah massa yang datang dari hati, bukan ASN yang diduga ikut demo karena ditekan oleh Kepala Dinas-nya.

Massa aksi lanjut Ahmad,  sudah menyerahkan jiwa dan raganya untuk bersiap sedia menunggu seluruh keputusan dari koordinator Lapangan (Korlap) aksi yakni M,Samsul Qomar,Sos atau MSQ untuk melakukan tindakan bila diperlukan.

Ahamd dalam orasinya lebih jauh menegaskan, pihaknya mendukung pemerintah pusat mengeksekusi keputusan menteri perhubungan tentang perubahan nama Bandara.

Massa aksi imbuh Ahmad, juga menyampaikan kedatanganya untuk membela pahlawan secara ihklas  dan bentuk kecintaan kepada Maulanasyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid, bukan karena tekanan dari pihak manapun.

“Kita disini datang dengan ikhlas dan tergerak hati untuk memperjuangkan nama maulanasyaikh, kami bukan ASN yang ditekan kepala Dinas, kami bukan massa yang dibiayai Uang APBD, tapi kami massa yang datang secara ikhlas dan seikhlas ikhlas ya” tegas Ahmad.

Sembari menunggu diterima berdialog, Massa aksi melantunkan sholawat, duduk rapi di bawah terik sinar matahari sembari menunggu komando dari korlap, MSQ.

Koordinator Umum (Kordum) Aksi, Himni, menyampaikan pernyataan sikap massa aksi bela pahlawan sebanyak 5 poin.  Antara lai, mendukung pemerintah pusat merubah nama bandara menjadi Zainuddin Abdul Madjid internasional Airport, hentikan segala bentuk penolakan terhadap kebijakan pemerintah pusat.

Selanjutnya , hentikan eksploitasi ASN untuk kepentingan politik dan pribadi, hentikan menggunaakn fasilitas negara untuk melawan negara dalam negara dan hentikan memecah belah antar ormas di kabupaten Lombok tengah.

Sekitar pukul 11.30 wita Korlap MSQ dengan nada kecewa tetap meminta massa aksi membubarkan diri dengan tertib walau belum ditemui oleh Bupati walau telah meminta berkali-kali okeh para orator aksi.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.