Home / Peristiwa / Sebuah Video Introgasi Bhabinkamtibmas Virall di Medsos

Sebuah Video Introgasi Bhabinkamtibmas Virall di Medsos

LOMBOK TENGAH (NTB) talentafmnews.com – Sebuah video introgasi yang dilakukan seorang Bhabinkamtibmas virall di Media Sosial (Medsos).

Vidoe tersebut diuploud salah seorang akun facebook atas nama Merokey Morekey yang mendapat komentar banyak oleh Netizen.

Talenta FM kemudian menghubungi pemilik akun facebook atas nama Merokey Merokey tersebut dan menanyakan terkait video yang diuploud-nya tersbut.

Ia mengatakan, peristiwa dalalam video tersebut direkam oleh salah seorang warga yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut disalah satu berugak di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat Lombok Tengah NTB.

“Itu kejadianya di Desa Sukerare,”kata Merokey Merokey pada selasa 30/8/2022 via WA-nya.

Informasi yang didapat Talenta FM, kejadian tersebut terjadi Senin 29/8/2022 sekira pukul 12.00 Wita di Desa Sukarara Kecamatan Jonggat.

Seperti yang terdengar dalam pembicaraan dalam video, yang melakukan introgasi dalam video tersebut Bhabinkamtibmas Desa Sukarara Kecamatan Jonggat terhadap seorang pria yang mengaku berasal dari Desa Barejulat Kecamatan Jonggat Lombok Tengah.

Tidak jelas tindak kriminal apa yang diduga dilakukan oleh pria yang diintrogasi tersebut, namun dalam video ada yang menyebut melakukan hipnotis.

Sementara Sekdes Barejulat Kecamatan Jonggat Lombok Tengah, Rozi Arpan dikonfirmasi via WA-nya membenarkan kalau pria yang diintrogasi dalam video itu salah satu warganya.

“Benar itu salah satu warga kami, dia itu idiot alias punya keterbelakangan mental yang memang punya kebiasaan merugikan,”kata Sekdes.

Atas peristiwa itu, pihak Pemdes belum ada dikonfirmasi oleh pihak manapun. Namun yang bersangkutan (terduga) tidak bisa mengendarai sepeda motor.

“Di Barejulat ia sering dijalek (dipanggil) dangdut oleh warga,”jelas Sekdes.

Sementara itu, Kapolsek Jongggat Bambang Sutrisno dikonfirmasi via WA-nya,belum memberikan jawaban.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.