Home / Beritakini / Sepakat! Pemilik Lahan Enclave di The Mandalika Kosongkan Lahan Mandiri

Sepakat! Pemilik Lahan Enclave di The Mandalika Kosongkan Lahan Mandiri

BERITAKINI talentafmnews.com – Capai kesepakatan, pemilik lahan enclave di The Mandalika Kuta Kecamatan Pujut Lombok Tengah NTB, kosongkan lahan secara mandiri.

Pengosongan lahan itu, dilakukan pada Kamis, 22/7/2021 lalu oleh pemilik lahan enclave atas nama Masrup di Dusun Ujung, Desa Kuta, Kec. Pujut yang merupakan lahan enclave terakhir atau yang disebut dengan titik akhir di area JKK.

Kegiatan pengosongan lahan dan pembongkaran bangunan diatas lahan yang termasuk dalam penlok I seluas 3.227 m² ini dilaksanakan secara mandiri oleh pemilik lahan dengan dibantu oleh tim ITDC, tanpa tekanan dan tanpa melibatkan aparat keamanan. Kegiatan ini dilakukan setelah diperoleh kesepakatan antara ITDC dan Masrup pada Rabu, 21/7/2021.

Sementara itu, pada Jumat, 23/7/ 2021 telah dilakukan penyerahan Uang Ganti Untung (UGU) kepada Masrup di Kantor Bank BRI, Praya. Yang dihadiri oleh perwakilan ITDC serta pihak Pengadilan Negeri Praya dan pihak Bank BRI.

Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis Arie Prasetyo pada senin 26/7/2021 dalam rilisnya mengatakan,  proses pengosongan lahan dan bangunan ini diakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis sehingga keluarga pemilik lahan enclave dengan sadar bersedia melakukan pengosongan lahan dan bangunan secara mandiri.

“Dukungan seperti yang dilakukan oleh Bapak Masrup dan anggota keluarganya ini sangat berarti dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan The Mandalika, khususnya area JKK,”kata Arie Prasetyo. s

Pihaknya lanjut Arie, sangat berterima kasih atas kesediaan Bapak Masrup dan anggota keluarganya yang dengan berbesar hati telah melakukan pengosongan lahan dan bangunan yang ada.

Managing Director The Mandalika, Bram Subiandoro dalam rilis yang sama menambahkan, sosialisasi dan pendekatan yang dilakukan dalam proses pengosongan lahan dan bangunan di atas lahan seluas 3.227 m² tersebut, merupakan kerjasama dengan stakeholder terkait.

Kerjasama itu khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan Pemerintah Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.

“Lokasi lahan tersebut merupakan lokasi pembangunan jalan akses di dalam area sirkuit dan jalan akses menuju tunnel I, yang merupakan akses jalan bagi penonton, masyarakat, maupun penyediaan logistik dalam penyelenggaraan event balap di JKK,”tutup Bram Subiandoro.(red)

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.