Home / Beritakini / Sillaturrahmi Atlit dan Manager Futsal, Sebagai Apresiasi KONI Loteng Sekaligus Untuk Hal Ini

Sillaturrahmi Atlit dan Manager Futsal, Sebagai Apresiasi KONI Loteng Sekaligus Untuk Hal Ini

BERITAKINI talentafmnews.com – Atlit, Official dan Manager Futsal Lombok Tengah, senin 11/10/2021 silaturrahmi ke KONI Lombok Tengah sebagai apresiasi, sekaligus untuk meminta kepastian.

Manager Futsal Lombok Tengah, Dr. Gusti Nyoman Sutama, SpOG kepada Talentafm menyampaikan, agenda kedatanganya ke KONI selain silaturahmi, yang terpenting adalah menanyakan kepastian masalah dugaan tunggakan uang pembinaan atlet PON khususnya cabang Futsal kapan akan dicairkan.

Semula KONI menyampaikan, uang pembinaan itu akan diberikan saat semua atlet kembali dari Papua.

“Saat silaturrahmi tadi disampaikan akan diadakan seremonial sebagai penghargaan dengan mengundang kepala-kepala BUMD di Lombok Tengah dengam harapan bisa merekrut atlet-atlet yang berprestasi di PON sebagai pegawai,”kata Dokter Sutama, sapaan akrab Manager Futsal ini.

Hanya saja lanjut dr.Sutama, tadi ketua KONI belum bisa menyebutkan Nominal uang pembinaan yang akan diberikan,  dengan alasan sedang defisit anggaran dan sedang berusaha mencarikan dana.

“Tetapi ada statement, kalau ada yang akan diberikan kepada atlet. Ini yang akan saya kawal sampai hari H-nya. Dan kami meng-apresiasi upaya-upaya KONI agar atlit ini bisa mendapatkan uang pembinaan,”ungkap Dokter Sutama.

Ditanya apakah dalam aturanya uang pembinaan itu wajib, dr. Sutama menjelaskan kalau menurut ketua KONI tidak wajib dan sifatnya hanya partisipatif, karena Atlit sudah mendapat di Provinsi.

“Tetapi atlit sudah mendapatkan uang pembinaan dari KONI Kabupaten selama setahun dan yang belum didapatkan yang 6 bulan terakhir ini,”ungkapnya.

Selain apresiasi untuk KONI Lombok Tengah, Dokter Sutama, official dan atlit mengapresiasi usaha dari rekan-rekan lain pecinta olahraga yang telah lebih dulu memperjuangkan hak atlet yang diduga belum tuntas tersebut.

“Saya pribadi, berharap momentum ini bisa menjadi tonggak untuk memajukan olahraga di Lombok Tengah. Karena masalah ini sudah tersebar luas, sehingga harapan saya bisa mengetuk elite pemerintahan untuk turun mengatasi masalah ini,”pungkas Dokter Sutama.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.