Home / Beritakini / Soal Mediasi Kejari, Begini Pengakuan Kadis PUPR Loteng

Soal Mediasi Kejari, Begini Pengakuan Kadis PUPR Loteng

BERITAKINI talentafmnews.com – Soal adanya mediasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah terhadap kerusakan jalan yang ditimbulkan oleh proyek pemasangan pipa air minum BWS, pihak PUPR Lombok Tengah NTB, akui pihaknya yang meminta dilakukan mediasi ke Kejari setempat.

Kepala Dinas (Kadis) PUPR Lombok Tengah, Lalu Rahardian menjawab konfirmasi Talenta FM atas pemberitaan sebelumnya:

https://www.talentafmnews.com/diduga-langgar-se-lidik-ntb-bersama-gnp-tipikor-pertanyakan-mediasi-kejari-loteng/

Mengatakan, kalau pihaknyalah yang telah meminta kepada Kejari Lombok Tengah untuk melakukan mediasi atas perseolan tersebut.

“Kami yang mohon ke Kejaksaan agar, MoU antara BWS, pelaksana dan Dinas PUPR (dan) diketahui oleh kejaksaan,”kata Lalu Rahardian.

Hal itu lanjut Lalu Rahardian, semata mata dilakukan agar komitmen pelaksana dan BWS benar- benar diawasi bersama. Sehingga pengembalian kondisi galian sesuai dengan kondisi awal dan tidak ada tujuan lain.

Ditanya Talenta FM, kalau diangka-kan seberapa miliar rupiah dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki kerusakan jalan akibat proyek pipanisasi milik BWS tersebut, Lalu Rahardian menyatakan tidak tahu persis.

” Saya gak tau persis (angkanya), tapi itu bagian dari kontrak pelaksana dengan BWS. Info pastinya ada di BWS,”jawab Lalu Rahardian sembari mengatakan kalau dirinya pernah turun ke lokasi dengan komisi III DPRD Lombok Tengah.

Ditanya Talenta FM memgenai apa saja point klausul yang diusulkan oleh pihak PUPR sesuai yang tertuang dalam berita acara mediasi dan bagaimana pihaknya meminta dimediasi, apakah dengan bersurat resmi ke Kejaksaan atau hanya secara lisan atau byphone, Lalu Rahardian tak memberi jawaban.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.