Home / Peristiwa / Sorotan Kasta NTB Jelang Restrukturisasi Direksi PDAM

Sorotan Kasta NTB Jelang Restrukturisasi Direksi PDAM

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – KASTA NTB menyatakan sikap jelang rencana restrukturisasi direksi PDAM oleh pemerintah di daerah Kabupaten Lombok Tengah, guna peningkatan kualitas mutu layanan perusahaan daerah tersebut di masa yang akan datang.

Salah satu hal yang menjadi sorotan Kasta NTB adalah mengenai perhatian perusda tersebut terhadap desa-desa dimana sumber mata air untuk suplai kebutuhan air bersih berada di wilayah batukliang dan Batukliang Utara.k

Sekretaris Kasta NTB DPC BKU M. Syukri, pada Minggu 28/3/2021 secara tertulis menyatakan, kecewa atas perlakuan PDAM terhadap masyarakat di lingkar mata air di beberapa desa di BKU, yang selama ini sangat minim memberikan perhatian.

Komitmen yang dibangun di tahun 2012 antara PDAM dengan beberapa pemerintah desa di BKU, untuk pemberdayaan masyarakat melalui pemberdayaan bantuan beasiswa kepada siswa-siswa berprestasi dan miskin tidak pernah terealisasi dan hanya janji palsu semata.

“Begitupun dengan dana bantuan melalui Corporate social responsibilty (CSR -red) PDAM yang diberikan melalui proposal yang dikirim melalui masing-masing pemdes juga tidak jelas arah dan bentuknya,”tandasnya.

Sebagai daerah penyuplai air bersih bagi kepentingan masyarakat Lombok Tengah, M.Syukri menyatakan, wajar pihaknya yang berdomisili di utara menuntut perhatian lebih.

“Jangan potensi alam kami dieksploitasi untuk tujuan komersil oleh PDAM, sementara masyarakat kami banyak yang tidak menikmati imbas baiknya. Pemerintah jangan hanya berpikir soal profit saja, tetapi kami di sini masih banyak yang lapar dan hidup tidak layak,”ugkap M.Syukri yang juga warga Desa Aik Berik ini.

Untuk itu, pihaknya menuntut PDAM untuk merealisasikan komitmen bantuan beasiswa bagi anak-anak di utara yang berprestasi, tetapi secara ekonomi kurang mampu.

Selain itu, pihaknya juga meminta kepada PDAM agar mengalokasikan dana bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat di lingkar mata air dengan bantuan usaha bagi UMKM dan petani, serta pekebun yang selama ini menggantungkan hidup dari alam.

“Kami harus rela berbagi kekayaan alam dengan saudara kami di belahan daerah Lombok Tengah lainnya, dengan satu harapan supaya semua masyarakat merasakan dampak baiknya,”jelasnya.

Yang diingkan lanjut M.Syukri, masyarakat di wilayah selatan bisa hidup sejahtera dengan jaminan suplai air bersih sepanjang tahun. Dan masyarakat di utara juga mendapatkan manfaat langsung dan tidak langsungnya.

“Ini supaya jangan terkesan kami dianaktirikan dan menjadi korban eksploitasi untuk tujuan konsumtif perusahaan daerah yang hanya cari untung, tetapi melupakan tanggung jawab sosialnya,” tutup Sukri.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *