Home / Beritakini / SPRI Dukung Gempar NTB Tegakkan Keadilan Bagi 3 Kadus Di Tanak Beak

SPRI Dukung Gempar NTB Tegakkan Keadilan Bagi 3 Kadus Di Tanak Beak

BERITAKINI talentafmnews.com – Suara Pengacara Rakyat Indonesia (SPRI), dukung LSM Gempar NTB tegakkan keadilan bagi 3 Kadus di Desa Tanak Beak Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah NTB, yang telah menangkan proses peradilan setelah dipecat Kades setempat.

Melalui salah seorang pengurus pusat SPRI, Imam Sibawaih SH, pada sabtu 29/5/2021 kepada Radio Talenta Lombok menyampaikan, ketiga Kadus tersebut telah dimenangkan oleh putusan PTUN Mataram tanggal 3 November 2020 nomor: 32/G/2020/PTUN.MTR yang menyatakan bahwa, menolak semua esepsi tertugat yakni Kades Tanak Beak, mengambulkan gugatan para penggugat seluruhnya.

Selain itu, putusan itu menyatakan batal demi hukum keputusan Kepala Desa Tanak Beak nomor 6 tahun 2020 tentang pemberhentian dan pengangkatan perangkat desa  Tanak Beak tertanggal 3 februari 2020.

Putusan itu juga memerintahkan Kepala Desa Tanak Beak untuk mencabut keputusanya itu yang secara otomatis mengankat kembali Kadus yang sebelumnya dinyatakan diberhentikan antara lain atas nama; Parhan Jalaludin Samsudin, Suparman dan Tohri.

Dan terakhir menghukum tergugat dengan membayar baiaya perkara kepada negara sebesar Rp. 366.000.

Selain putusan PTUN Mataram tersebut, PTUN Surabaya juga telah menerbitkan keputusanya atas perkara tersebut dengan keputusan, menguatkan keputusan PTUN Mataram tersebut.

Dengan demikian jelas Iman Sibawaih keputusan tersebut telah ingkrah dan tidak ada upaya hukum lain yang bisa ditempuh oleh Kades Tanak Beak selain harus berbesar hati melaksanakan putusan tersebut.

“Karena SK yang telah diterbitkan atas Kadus yang baru itu telah dibatalkan oleh keputusan pengadilan tersebut, jadi Kadus baru itu tidak sah menjadi kepala dusun dan Kadus yang sah tetap kadus yang lama,”jelas Imam Sibawaih.

Untuk itu lanjut Imam Sibawaih, Kades Tanak Beak dan Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri S.Ip harus cermat membaca isi putusan tersebut.

Selaku pengurus pusat SPRI dan juga selaku anggota Advokad imbuh Imam Sibawaih prihatin dengan apa yang terjadi saat ini. Dimana demo terjadi dan itu merupakan sebuah tamparan keras buat Bupati, karena sesungguhnya masalah tersebut adalah masalah sepele.

“Ketiga kadus ini kan melapor ke LSM Gempar NTB dan LSM Gempar NTB berhasil membawa hal ini ke proses hukum dan menang. Kami salut sama LSM Gempar ini yang tidak pandang bulu dalam membela masyarakat,”ungkap Imam Sibawaih.

Pihaknya atas nama SPRI dan Himpuan Advokad nantinya akan membantu LSM Gempar atas proses yang akan dilakukanya. Selain itu pihaknya juga akan bersurat ke Bupati, Kapolres, Gubernur bahkan ke Presiden untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Intinya sah-sah saja LSM Gempar ikut membantu masyarakat dengan cara yang berbeda. Kami ini kan masyarakat sah-sah saja menyuarakan aspirasi. Jadi hari senin kami akan ikut bersama Gempar dan memantau terus hal ini,”tandas Imam Sibawaih.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.