Home / Beritakini / SWIM: “Pelaporan Warga ke Polisi oleh ITDC, Gerbang Baru Perjuangan!”

SWIM: “Pelaporan Warga ke Polisi oleh ITDC, Gerbang Baru Perjuangan!”

BERITAKINI talentanews.com – Bagi Solidaritas Warga Inter Mandalika (SWIM) ke Polisi oleh ITDC, merupakan gerbang baru dimulainya perjuangan warga untuk mendapatkan keadilan dari ITDC.

Ketua SWIM, Lalu Alamin pada rabu 5/1/2022 via WA dihubungi Talentafm mengatakan, apa yang dilakukan warga dengan melakukan pemagaran di lahan tersebut, salah satu upaya warga agar ITDC merespon atas hak-hak warga pemilik lahan setempat.

“Paling tidak ITDC merespon sesuatu yang lama kita tunggu, dialog, komunikasi kearah yang baik, bukan berjalan sendiri dengan keyakinan masing-masing,”kata Lalu Alamin.

ITDC lanjut Lalu Alamin,  harusnya menjadi pengembang yang melihat kecerahan masa depan, dengan tidak mengabaikan cerita suram saat proses pembebasan lahan dilakukan.

“Karena masyarakat tersebut, telah menguasai lahan itu puluhan tahun sebelum pengembang ada di tanah tersebut,”imbuh Lalu Alamin.

Dan hingga detik ini lanjut Lalu Alamin, warga tetsebut belum menerima bayaran dari pihak manapun atas tanah yang telah dikuasainya berpuluh-puluh tahun tersebut.

“Selain itu, sudah berpuluh puluh tahun juga masalah lahan yang dipagari itu disampaikan ke pihak-pihak terkait, namun tak jua ditanggapi,”tandas Lalu Alamin.

Malah lanjut Lalu Alamin, aparat melakukan land clearing atas lahan mereka tanpa ampun.

Untuk diketahui, pihak ITDC menyatakan menempuh jalur hukum atas aksi pemagaran di lahan HPL nomor 49 yang diklaim milik ITDC.

“kami menyayangkan adanya aksi oleh pihak tidak bertanggung jawab ini dan telah melaporkan insiden ini kepada pihak berwajib,”kata Corporate Communication Senior Manager ITDC, Esther Ginting dalam rilis resminya.

Pihak ITDC memastikan bahwa status lahan yang diklaim ini merupakan lahan Hak Pengelolaan/ HPL ITDC yang diperoleh dari pelepasan hak atas tanah eks Lembaga Pemasyarakatan.

ITDC akan tetap mempertahankan hak-hak hukumnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, mengingat bahwa ITDC telah memiliki sertifikat HPL yg secara sah diterbitkan oleh institusi yang berwenang (BPN).

“Selain itu, kami juga akan melakukan dialog dengan pihak-pihak terkait agar dapat diperoleh titik temu atas permasalahan ini sekaligus mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari,”imbuh Ester.

ITDC juga meminta semua pihak agar menghormati hukum dan aturan yang berlaku serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum dan merugikan kedua belah pihak.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.