Home / Beritakini / Tak Ditemui di Bundaran BIZAM, Massa APTA dan FKD Akan Kepung ITDC Besok

Tak Ditemui di Bundaran BIZAM, Massa APTA dan FKD Akan Kepung ITDC Besok

BERITAKINI talentanews.com.- Tak ditemui saat aksi di Bundaran Bizam, senin 7/2/2022, massa Asosiasi Pengusaha Transposrtasi (APTA) NTB, bersama massa Forum Kepala Desa (FKD) Kecamatan Pujut, akan kepung kantor ITDC besok.

Salah seorang koordinator massa APTA NTB, Lalu Reza Fadila dalam orasinya di Bundaran Bizam hari ini tegaskan, karena pihak ITDC tidak mau menemui mereka di Bndaran depan Bizam, maka pihaknya akan datang besok mengepung kantor ITDC.

“Kami menganggap ITDC tidak menghargai masyarakat lokal. Hanya untuk menemui kami saja di Bundaran ini tidak mau. Maka kami besok akan datang mengepung kantor ITDC,”ujarnya.

Ditunggu hingga sekitar pukul 14.OO Wita, pihak ITDC ternyata tidak ada yang datang menemui massa aksi yang hanya meminta diakomodir dalam perhelatan MotoGP maret ini.

“Sudah beberapa kali pertemuan dengan pihak ITDC atau Mgpa, bahkan ditekan oleh Pemerintah Daerah, ITDC tidak juga mau memenuhi tuntutan kami pengusaha transportasi lokal ini. Hari ini, mereka malah tak mau menemui kami,”ujar Lalu Reza Fadila.

Maka selain meminta agar mereka dilibatkan, pihak APTA NTB menuntu beberapa hal, antara lain: mencopot dan mengusir oknum staf dari ITDC NU yang diduga telah meremehkan pengusaha atau pelaku transportasi lokal.

Selanjutnya, meminta pihak PT. Angkasa Pura 1 BIZAM membatalkan Bot/Counter Itdc di selasar Bandara dan menolak kendaraan luar masuk NTB sebagai transportasi motoGP 2022.

“Satu lagi! Jangan sampai kami diabaikan, karena ribuan massa akan mengepung kantor ITDC di Bawah Masjid Nurul Bilad itu besok. Kami akan tunjukkan kepada dunia, bahwa kami ada dan bersatu,”teriak Reza, sapaan akrab pria asal Desa Tanak Awu tersebut.

Pada aksinya besok lanjut Lalu Reza, seratusan massa yang aksi di Bundaran hari ini, akan ditambah jumlahnya. Selain itu, akan ditambah juga oleh massa dari FKD kecamatan pujut.

“Sampai titik darah terakhir, kami akan memperjuangkan hal ini. Kami hanya memperjuangkan persoalan isi perut, bukan yang lain,”pungkas Lalu Reza.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.