Home / Beritakini / Tanggapan Bupati Loteng, Ketika Sang Istri Mohon Anggaran

Tanggapan Bupati Loteng, Ketika Sang Istri Mohon Anggaran

BERITAKINI talentafmnews.com – Dalam sambutanya selaku Ketua FORIKAN Lombok Tengah, kamis 17/2/2022, saat open ceremonial Lomba Masak Ikan di halaman Kantor Bupati setempat, Baiq Nurul Aini Pathul Bahri memohon agar Pemkab Lombok Tengah memberikan anggaran yang lebih banyak lagi untuk kegiatan semacam Lomba Masak Ikan yang saat itu digelar.

Baiq Nurul Aini lebih jauh memaparkan, kalau sebelumnya lomba masak digelar dengan berbagai menu. Dan bahkan, ada sebagian yang bumbunya dikerjakan di rumah. Namun dalam lomba kali satu menu dan semua dikerjakan di meja masak saat berlomba.

“Kami banyak mendapat saran dan kritik agar tidak membuat lomba masak setengah jadi. Dan kali ini dijalankan dengan bahan yang diseragamkan yakni ikan nila 3 Kg dengan garnis yang sama,”jelas Istri Bupati Lombok Tengah ini.

Lomba masak ikan kali ini, benar-benar akan memperlihatkan kreatifitas 42 regu masak yang ikut dalam lomba tersebut. Dengan harapan, nantinya para pemenang lomba tersebut bisa tembus ke tingkat provinsi NTB dan menjadi perwakilan NTB pada jenjang lombo berikutnya.

Lebih lanjut Baiq Nurul Aini menyampaikan, selama ini FORIKAN Loteng melalui dinas terkait hanya bisa melaksanakan prgoram Lomba Masak Ikan saja dalam setahun.

Untuk itu melalui dinas terkait, pihaknya memohon agar diberikan tambahan anggaran bagaimana agar pihaknya bisa mengkampanyekan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) hingga ke pelosok-pelosok.

“Kalau hanya ditempat ini saja kita kampanyekan, tiang rasa jadinya hanya kita saja yang tahu. Sementara tujuan kita adalah bagaimana anak-anak kita gemar makan ikan,”jelas Baiq Nurul Aini.

Jadi Baiq Nurul Aini berharap, apa yang disampaikan ke Kepala Dinas terkait (agar anggaran ditambah-red) tembus ke Kepala Bappeda.

Dengan melihat angka Stunting di Lombok Tengah yang masih tinggi, maka Gemarikan diharapkan akan mengurangi angka stunting tersebut.

Selain itu dinas terkait juga diharapkan menbuat program agar pihaknya bisa melakukan sosialisasi Gemarikan ke kader-kader skesehatan yang ada di Lombok.

“Nah salah satu tujuan lomba masak ikan ini juga, bagaimana agar ibu-ibu bisq kreatif mengolah ikan menjadi makanan yang digemari anak-anak dan juga masyarakat,”imbuh Baiq Nurul Aini.

Untuk itu Baiq Nurul Aini, berharap agar anggaran Lomba Masak Ikan bisa ditambah, semata-mata untuk mengurangi stunting yang ada di Lombok Tengah. Dan agar nantinya pihaknya bersama TP-PKK, GOW bisa turun sosialisasi gemarikan untuk kurangi resiko stunting di masyarakat.

“Akhirnya untuk Bapak Bupati mohon arahnya, inilah kami yang fakir akan ilmu namun hal ini harus kami sampaikan,”tutupnya.

Bupati Lombok Tengah, HL.Pathul Bahri S.Ip dalam sambutanya menanggapi permintaan penambahan anggaran tersebut mengatakan, kalau membutuhkn anggaran yang besar, maka harua jelas dulu seperti apa programnya.

“Sehingga semua harus jelas, bagaimana perencanaanya, bagainana pelaksaan program hingga jelas juga out put yang ingin diperoleh dari program tersebut,”kata Bupati.

Bupati tegaskan, tidak bisa anggaran digelontorkan dengan tanpa perencanaan program yang jelas dari dinas terkait. Semua harus dipikirkan secara matang sehingga anggaran tidak menjadi sia-sia.

Namun demikian, lomba masak ikan dengan tujuan tingkatkan kreatifitas ibu-ibu dalam memasak ikan tersebut lanjut Bupati sangat penting san bagus untuk dilaksanakan. Apalagi ditengah produksi ikan di Lombok Tengah yang saat ini melimpah ruah.

“Akan tetapi perlu dipikirkan, bagaimana agar ada lapak-lapak dagangan yang khusus menyajikan masakan ikan,”imbuh Bupati.

Bupati mencontohkan, bagaimana di Pantai Nipah setiap hari orang ramai ke tempat itu datang memakan ikan.

Di Lombok Tengah sendiri lanjut Bupati, sudah ada cikal bakal tempat-tempat untuk mebuta lapak-lapak ikan tersebut.

“Di pinggir jalan sebelum bundaran mong kute, sudah ada ibu-ibu yang mulai jual ikan, pantai selong belanak, kalau dikelola baik, pasti ramai orang makan ikan di sana,”jelas Bupati.

Di perbatasan-perbatasan Lombok Tengah lanjut bupati, perlu diisi dengan lapak-lapak jualan masakan ikan. Sehingga hal tersebut, selain tingkatkan gizi juga akan tingkatkan perekonomian masyarakat.

 

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.