Home / Beritakini / Telaah Polemik PDAM, Kasta NTB Gelar Audiensi Dan Klarifikasi

Telaah Polemik PDAM, Kasta NTB Gelar Audiensi Dan Klarifikasi

BERITAKINI talentafmnews.com Lombok Tengah – Telaah berbagai isu dan polemik di PDAM, Kasta NTB pada kamis 1/4/2021, gelar audiensi dan klarifikasi ke kantor perusahaan milik daerah tersebut.

Kasta NTB melalui Ketua DPD Kasta Lombok Tengah ( Loteng) Lalu Arik Rahman Hakim SH, di depan jajaran direksi PDAM yang dipimpin oleh Plt Dirut Sahim menyampaikan, beberapa item persoalan.

Diantara persoalan tersebut,  tentang komitmen pihak PDAM dengan beberapa Kades di wilayah Kcamatan Batukliang Utara menyangkut janji pemberdayaan masyarakat melalui bantuan beasiswa bagi siswa berprestasi namun rendah ekonomi, dimana sejak tahun 2012 saat komitmen itu dibuat oleh PDAM, tidak pernah direalisasikan hingga saat ini.

“Kedua tentang sinyalemen adanya pegawai PDAM yang melakukan pemalsuan identitas saat masuk menjadi karyawan dan klarifikasi pihak PDAM atas pemecatan secara sepihak terhadap 6 orang pegawai PDAM tanpa diberikan hak-haknya serta mengenai dana Corporate social responsibilty (CSR-red) yang selama ini tidak diketahui publik mengenai besaran dan alokasinya kemana saja,”ungkap Lalu Arik.

Lalu Arik Rahman hakim, kemudian memberikan tawaran kepada pihak PDAM agar Kasta yang akan menginisiasi supaya ada alokasi anggaran untuk beasiswa bagi siswa berprestasi tapi miskin, pemberian bantuan dana stimulan atau modal usahan bagi pelaku UMKM di wilayah lingkar mata air, bantuan untuk rehabilitasi rumah masyarakat yang tidak layak huni serta program reboisasi hutan dan alam di wilayah Utara.

Menanggapi usulan KASTA tersebut, Plt.Dirut PDAM Nursahim menyatakan, kesiapannya untuk bekerja sama dengan KASTA dalam penyaluran bantuan sesuai dengan kemampuan dan dana yang bisa dianggarkan oleh pihak PDAM.

“Pada prinsipnya kami setuju dan siap mengalokasikan dana untuk program-program tersebut,”kata Sahim sapaan akrab Plt. yang juga Dirum PDAM ini.

Menjawab pertanyaan KASTA NTB tentang kemana alokasi dana CSR PDAM selama tiga tahun terakhir, Sahim menyatakan kalau selama ini PDAM sudah memprioritaskan desa-desa di BKU sebagai penerima dana CSR PDAM.

“Dana tersebut kami serahkan melalui pihak kecamatan dan dibagi per desa sesuai dengan pertimbangan kontribusi masing-masing desa terhadap jumlah mata air yang bisa dimanfaatkan oleh pihak PDAM,”jelas Sahim.

Dari data tahun 2018 yang disodorkanya, Desa Aiq Berik sebagai desa penerima dana CSR terbanyak sebesar Rp.35 juta rupiah. Disusul desa-desa lainnya dengan jumlah bervariasi ditambah dengan bantuan-bantuan lainnya, sepert untuk kelompok pemuda dan masyarakat baik itu berupa kegiatan keagamaan maupun kepemudaan.

Setelah menerima penjelasan dan data-data dari PDAM,  pengurus kasta kemudian membubarkan diri dan menyatakan akan segera menindaklanjuti kesepakatan bersama tersebut.

Karena selama ini masyarakat di lingkar mata air tidak mendapatkan sentuhan langsung dari pihak PDAM.

“Kami akan segera mengumpulkan data siswa berprestasi, masyarakat miskin dan pelaku UMKM yang seharusnya mendapatkan bantuan dan itu akan kami tuangkan dalam sebuah MoU yang jelas dan mengikat dengan pihak PDAM dan kesepakatan tersebut akan tetap kami kawal sebagai sebuah keputusan bersama yang mengikat,”tandas Lalu Arik.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.