Home / Beritakini / Terkait Dugaan Kafe dan Penginapan Ilegal, KASTA NTB Narmada Ancam Melakukan Tindakan Tegas!

Terkait Dugaan Kafe dan Penginapan Ilegal, KASTA NTB Narmada Ancam Melakukan Tindakan Tegas!

BERITAKINI talentafmnews.com – Maraknya tempat-tempat hiburan malam serta penginapan-penginapan yang diduga tidak berijin menuai sorotan beberapa pihak, salah satunya LSM Kasta NTB.

LSM Kasta NTB menyoroti pernyataan Pol PP Lombok Barat dan Kepala Desa (Kades) Suranadi yang meperlihatkan tidak adanya sinergi yang baik atas kedua pejabat tersebut.

Seperti diberitakan dalam sejumlah media online, Kasat Pol PP Lombok Barat menyatakan, adanya perjanjian antara Kepala Desa Suranadi dengan pengelola hiburan malam  berupa kafe tuak dan penginapan-penginapan yang diduga tidak berijin diwilayah tersebut.

Namun pihak Desa Suranadi dalam hal ini Kepala Desa Suranadi, membantah adanya kerjasama tersebut, sebab pihaknya tidak pernah melakukan kerjasama ataupun menyepakati perjanjian apapun dengan para pengelola.

Atas hal tersebut, Ketua LSM KASTA NTB DPC Narmada, Wahyu , selasa 15/2/2022 kepadanTalentafm menyatakan sangat kecewa dengan ungkapan Kepala Desa Suranadi serta Kasat PolPP Lombok Barat tersebut.

“Pasalnya sangat bertolak belakang dengan apa yang terjadi di lapangan. Dan hal tersebut terkesan seperti ke kanak-kanakan,”Ujar Wahyu.

Keberadaan tempat hiburan malam ini diakui sudah ada sejak bertahun-tahun, namun sampai dengan saat ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah desa ataupun pemerintah daerah dalam hal ini Pol PP.

“Apalagi seperti yang diungkapkan, bahwa banyak tempat penginapan yang diduga tidak berijin. Kalau memang tidak berijin, lalu kenapa dibiarkan oleh pemdes ataupun pemda” ketusnya.

Sekretaris LSM KASTA NTB DPC Narmada Muhammad Said, menambahkan bahwa keberadaan kafe tuak dan penginapan yang diduga tidak berijin ini, sering memicu keributan dan dapat menyebabkan Kamtibmas diwilayah tetsebut menjadi terganggu.

Bila pemerintah tidak tegas tandas Muhammad Said, maka pihak Kasta NTB yang akan bertindak tegas bersama masyarakat dengan segala konsekuensinya.

“Sehingga jika pemerintah tidak mau tegas dalam menyelesaikan persoalan ini, maka kami bersama masyarakat siap untuk menertibkan hal itu, meskipun dengan segala konsekuensi yang akan terjadi,”

” Jika pemerintah desa dan kabupaten tidak segera menyikapi persoalan ini, maka kami siap bersama masyarakat untuk menyelasaikan sendiri dengan cara kami sendiri,”ancamnya.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.