Home / Beritakini / Terkait Kasus “Kertas”, Gempar NTB Bertemu Kapolres, Pihak Terkait Segera Dipanggil

Terkait Kasus “Kertas”, Gempar NTB Bertemu Kapolres, Pihak Terkait Segera Dipanggil

BERITAKINI talentafmnews.com – Sejumlah pengurus LSM Gempar NTB, kamis 2/12/2021 bertemu secara khusus dengan Kapolres Lombok Tengah di Ruang Kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, LSM Gempar NTB mempertanyakan secara khusus terkait kasus dugaan korupsi pada pengadaan kertas suara Pilkades serentak tahun 2019 silam.

“Kita ingin tahu sejauh mana kasus itu, karena hingga mau tahun 2022, kasus itu belum ada kejelasanya,”kata Ketua Umum (Ketum) Gempar NTB, Hamzan Halilintar.

Sebagai lidah penyambung aspirasi masyarakat, pihaknya lanjut Hamzan, memiliki rasa tanggungjawab yang besar untuk terus mengawal kasus tersebut.

Karena hingga saat ini lanjut Hamzan, sepengetahuan dirinya, belum ada sama sekali pihak terkait yang dipanggil oleh pihan Mapolres Lombok Tengah berkaitan dengan kasus tersebut.

“Padahal sudah begitu banyak saksi-saksi dari sisi pelapor atau masyarakat yang sudah diperiksa, namun kenapa dari pihak dinas terkait belum ada yang dipanggil,”ujar Hamzan.

Bila kasus tersebut tidak selesai dan malah dibiarkan berakhir tidak jelas, Hamzan khawatir hal itu akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia.

“Saya juga khawatir, oknum pejabat korup tidak akan jera untuk terus korup bila kasus dugaan korupsi kertas ini tidak tuntas,”tandas Hamzan.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lombok Tengah, AKBP. Hery Indra Cahyono S.I.K menyampaikan apresiasi kepada LSM Gempar NTB atas kepedulianya untuk terus mendukung pihak kepolisian dalam menyelesaikan berbagai persoalan di wililayahnya termasuk soal dugaan korupsi tersebut.

Pada dasarnya pihak Mapolres lanjut Kapolres, terus memoroses kasus-kasus yang sudah dilaporkan. Namun demikian, ia meminta kesabaran masyarakat atas bagaimana ending dari semua kasus yang ada.

“Kami minta bersabar dan teman-teman dari Gempar membantu untuk terus menjaga kondisi kantibmas ditengah-tengah masyarakat,”kata Kapolres.

Khusus soal kasus kertas suara lanjut Kapolres, pihaknya sudah beberapa kali membicarakan hal tersebut dengan Kasat Reskrim dan ada sejumlah proses yang masih dilalui.

“Ini ternyata membutuhkan saksi ahli yang akan menelaah hal ini. karena reskrim tidak bisa mengambil keputusan untuk menentukan seperti apa kertas kaitanya dengan kasus ini. Dan ada lagi hal lain yang juga butuh keterangan saksi ahli,”jelas Kapolres.

Namun demikian, sejumlah pihak yang terkait dengan kasus tersebut lanjut Kapolres, akan diupayakan untuk segera dundang atau entah dipanggil terkait dengan kasus tersebut.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.