Home / Beritakini / “Tragedi Menyakitkan” Hancurkan Impian Indah MP Calon Pengantin Ini

“Tragedi Menyakitkan” Hancurkan Impian Indah MP Calon Pengantin Ini

 

BERITAKINI talentafmnews.com.- Sebuah tragedi menyakitkan, hancurkan impian indah Malam Pertama (MP) sepasang calon pengantin baru, di Dusun Bun Timbe, Desa Persiapan Mas Juring, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah NTB.

Pasangan pengantin itu, kita sebut saja namanya Lalu Aris 35 tahun warga Dusun Bun Timbe Desa Masjuring Praya Barat dan Kinan 19 tahun asal Dusun Pampang Desa Kabul Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah.

Setelah sekian lama saling mengenal dan menjalin kasih dengan Kinan sebagai pacar, Aris merasa sudah saatnya membuktikan rasa cintanya yang mendalam ke Kinan kekasihnya itu, dengan memberikan hal paling berharga di dunia percintaan, yakni Buku Nikah.

Tak pikir panjang, sebagai lelaki sejati yang menjunjung tinggi adat sasak, Aris sekitar sebulan yang lalu kemudian melarikan belahan jiwanya itu, menuju pelaminan nan indah dan nyata tanpa janji-janji seribu janji. Dan tanpa seribu alasan untuk tak mau menikahi, seperti alasan lelaki kebanyakan.

Selama melarikan kekasih belahan jiwanya itu, Aris untuk sementara menitipkan Kinan disalah satu keluarganya, sebut saja namanya Inaq Fortuna yang rumahnya bersebelahan dengan rumahnya.

“Pengantin saya ini kan, belum habis masaidahnya, sehingga sesusuai syariat Islam belum bisa dinikahkan dulu. Dan selama menunggu masa idah itu, saya titipkan dia di rumah keluarga,”tutur Aris, senin 24/1/2022 kepada wartawan.

Namun tanpa diduga dan disangka, pada sabtu malam 22/1/2022, tragedi yang tak pernah dibayangkan selama ini, dialami kedua pasangan yang berniat mulia saling menghalalkan tersebut.

Adalah sepupu Aris, sebut saja namanya Lalu Ramapati 45 tahun, yang tak lain adalah putra Inaq Fortuna (tempat si pengantin dititip-red), yang malam itu, entah setan apa yang merasukinya, tiba-tiba diduga menyetubuhi Kinan si pengantin perempuan milik Lalu Aris yang tentu saja masih keluarganya itu.

Tragedi menyakitkan itu, berawal ketika malam minggu itu, sekitar pukul: 20.00 wita, Kinan si calon pengantin perempuan merasa kurang sehat dan setelah sholat Isya, ia meminum obat kemudian beranjak masuk ke rumah yang bakal jadi rumahnya sendiri kelak, bila telah resmi jadi suami istri dengan Aris.

Kinan, kemudian tidur diatas tempat tidur di salah satu kamar rumah calon suaminya itu. Karena saat itu, pria pujaan hatinya belum pulang. Aris masih berpeluh mencari nafkah untuk dirinya dengan berjualan lalapan di Desa Pengadang Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah.

” Beberapa saat kemudian setelah sempat terlelap, korban (Kinan-red) merasakan ada yang memegang kakinya dan langsung terbangun. Pelaku (Ramapati-red), tiba-tiba sudah berada di atas korban, serta langsung mendorong badan korban sehingga terjatuh ditempat tidur,”tutur Kapolres Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH, SIK, melalui Kapolsek Praya Barat AKP Hery Indrayanto, SH kepada Wartawan secara terpisah.

Ketika pelaku berusaha melakukan dugaan tindakan asusila tersebut, korban melawan dengan menendang pelaku dan berusaha berteriak. Namun pelaku tetap diduga berhasil menembus pertahanan korban, sehingga mahkota si calon pengantin wanita itu “hancur berkeping-keping” bagaikan setumpuk kaca ditabrak kereta api.

Setelah kejadian tersebut dan dilepas oleh pelaku, korban kemudian berlari ke rumah salah satu keluarga (Lalu Aris-red), yang tak lain orang tua dari pelaku dan memberitahukan kejadian tersebut.

Akan tetapi pelaku mengejar korban dan berusaha menarik tangannya, sehingga korban ketakutan dan mendatangi rumah warga lainya yang berada tidak jauh dari tempat kejadian.

“Si pengantin laki-laki (Lalu Aris-red), akhirnya pulang dari berjualan dan langsung menanyakan kejadian tersebut kepada pelaku, namun pelaku tidak mau mengakui perbuatannya,”imbuh Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, korban bersama keluarga lainya melaporkan ke Polres Lombok Tengah dengan No. LP / B / 26 / 2022 / Spkt Res Loteng.

Pada senin 24/1/2022, sekitar pukul 09.00 wita, sejumlah anggota Polsek, kemudian beranjak ke TKP dan mengamankan terduga pelaku. Dan pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Lombok Tengah.

“Pada saat tindak pidana terjadi, pelaku dalam keadaan mabuk” tambah Kapolsek.

Untuk saat ini, kedua pasangan kekasih naas tersebut,  masih belum menjadi pasangan yang sah karena belum Ijab Qobul. Namun, proses nyelabar/sejati sudah selesai.dilakukan.

Menurut warga setempat, pelaku diketahui sering mabuk-mabukan dan sering membuat keributan dengan warga yang ada di TKP.

“Polisi sudah mengamankan pelaku ke Polres Lombok Tengah dan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Bonder dan Desa Persiapan Mas Juring, terkait dengan langkah-langkah yang akan diambil terkait dengan tindakan asusila tersebut. Hal itu sebagai langkah untuk antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terjadi” pungkas Kapolsek.

Dan kini, tinggallah pelaku yang entah menyesal atau tidak di balik jeruji besi, yang telah tega menghancurkan impian indah malam pertama sepupunya sendiri.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.