Home / Polemik / Warga Masmas Lapor ke Camat Soal Data Penerima BLT di Desa Mereka Yang Diduga Disembunyikan

Warga Masmas Lapor ke Camat Soal Data Penerima BLT di Desa Mereka Yang Diduga Disembunyikan

LOMBOK TENGAH (NTB) talentafmnews.com – Warga Desa Masmas Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, mengadu ke Camat setempat karena data penerima salah satu Bantuan Langsung Tunai (BLT) di desa mereka diduga disembunyikan.

Hal tersebut diungkapkan salah satu tokoh pemuda setempat, M.Nazri Idris pada kamis 15/9/2022, via WA kepada Talenta FM.

⁩”Sehubungan dengan lagi ramainya desas desus sunat menyunat pemotongan salah satu bantuan BLT di salah satu desa di wilayah Keamatan Batukliang Utara, maka saya pandang sangat perlu Bapak Camat proaktif untuk melakukan pengawasan dan pembinaan di semua desa di wilayah yang merupakan tanggung jawab bapak yang bapak layani,”ujar M.Nazri Idris.

Dan sebagai laporan khusus dari pihaknya lanjut M.Nazri, di Desa Masmas sampai detik dan menit ini daftar penerima KPM penerima BLT DD diduga masih disembunyikan oleh Pemdes Masmas, meskipun Camat sudah perintahkan lansung untuk dipublikasikan.

“Dan sebagai info juga BLT DD di Desa Masmas hanya pernah dibagi satu kali, hanya tiga bulan, sementara sekarang sudah masuk bulan ke sepuluh dan sehubungan dengan belum dibagi-nya BLT BBM untuk Desa Masmas mohon kiranya Pak Camat untuk meminta data atau validasi data penerima segala bentuk BLT yang ada di Desa Masmas,”imbuhnya.

M.Nazri Idris melihat, ada tanda-tanda indikasi “cap and cup” dan selanjutnya anggaran untuk 2022 cuma hanya mengerjakan bak sumur bor yang hanya baru menelan anggaran kurang lebih Rp. 11 juta.

Dan talud hanya Rp. 16 juta sementara dalam pengawalanya waktu tim inspektorat melakukan audit untuk anggaran tahun 2021, hampir 70% kegiatan diduga tidak dikerjakan.

“Selain itu, sebagian yang dikerjakan up-nya hampir 60 %,  kalau kembali lagi ke 2020 semakin parah!  Dengan kondisi seperti ini Masmas sudah berada di zona merah, butuh pembinaan dan pengawasan. Dan laporan terakhir, proses musyawarah pembahasan untuk anggaran 2023 hanya pernah melakukan pramusrenbangdes saja,”ungkap M.Nazri Idris.

Namun 6 proses yang seharusnya dilalui sesuai dengan perbup belum dilaksanakan, sementara September sudah mau berakhir, apakah perlu pihaknya “nyurak nyerik” lagi, baru bapak-bapak akan bertindak?

“Dan kami masih ingat janji Pak Camat di dalam forum dulu? Yang dihadiri oleh dan Posramil, Kapolsek, untuk segera melakukan rakordes namun sampai detik ini juga belum dilaksanakan,”tandas.M.Nazri.

Untuk itu, sekali lagi pihaknya minta kepada Camat BKU data penerima segala bentuk bantuan yang ada di Desa Masmas hanya bisa minta lewat pihak kecamatan, karena Pemdes Masmas diduga tertutup.

“Karena saya yakin semua data pasti ada di kecamatan, terakhir kami minta APBDes 2022, Kalau sampai pihak kecamatan tidak mau memberikan juga, pasti di sini ada ‘jalinan lingkaran selae lime likur’ antara pemerintah desa dan kecamatan. Trimkasih,”pungkas M.Nazri.

Adapun Kades Masmas dan Camat Batukliang Utara, H. Muhammad Syukuri S.ip dikonfirmasi via WA-nya masing-masing terkait hal tersebut, tidak memberikan tanggapan.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *