Home / Beritakini / Wueleh! Mau Adu Data Lahan, ITDC Malah Hanya Bawa HP😁

Wueleh! Mau Adu Data Lahan, ITDC Malah Hanya Bawa HP😁

BERITAKINI talentafmnews.com – Proses adu data pihak Pemilik lahan, ITDC dan BPN pada senin 10/1/2022, deadlock. Pihak ITDC malah hanya bawa HP.

Rapat yang semestinya mulai pukul 09.00 Wita molor hingga pukul 12.00 Wita karena menunggu kedatangan pihak ITDC .

“ mereka datang molor dan datang hanya membawa HandPhone ( HP ) tidak berkas data lahan ,” kata juru bicara Pejuang Lahan ITDC M samsul qomar.

Tentu saja, kedatangan Pihak ITDC dan BPN yang di wakili oleh dedi ini tidak membuahkan hasil seperti keinginan banyak pihak. ITDC sama sekali tidak membawa data apapun begitu juga pihak BPN hanya membawa dirinya sendiri saja.

“ mereka ini melecehkan satgas yang di bentuk pemprov , ini gubernur yang bentuk dan mereka bilang pihak yang tidak berwenang,” ketus MSQ.

Akibatnya, sempat terjadi ketegangan, ketua Satgas dengan naga sedikit tinggi mempertanyakan itikad baik ITDC dan BPN yang datang tanpa membawa berkas atau data sandingan apapun untuk di uji dengan pemilik lahan dan kuasa hukumnya.

L Abdul Wahid sedikit geram dan meminta para pihak untuk menyiapkan kembali data yang di maksud pada pertemuan berikutnya.

Sikap ITDC ini di sayangkan pihak tim pejuang lahan , koordinator Tim TGH Fauzan Zakaria menyesalkan sikap ini .

” Mereka sekali lagi tidak profesional tidak menghargai gubernur NTB, ini tidak bagus dan menimbulkan reaksi keras warga pemilik lahan. “ ulasnya.

Mantan ketua BPPD NTB ini menilai praktek yang di mainkan ITDC sama dengan 10 tahun lalu dengan memaksa pemilik lahan melakukan gugatan hukum sementara mereka berlindung di balik kekuasaan yang ada.

Cara ini lanjut TGF adalah cara licik dan cenderung meninbulkan perlawanan warga dan reaksi keras .

Kita akan lihat nanti pada pertemuan berikutnya seperti apa, jika pihak ITDC masih tidak ada itikad baiknya maka tim pejuang lahan bersama warga pemilik lahan akan melakukan langkah lain.

“Sekali lagi warga mendukung sirkuit dan KEK ini, tapi selesaikan soal lahan mereka , jika tidak maka tentu ada reaksi dari warga untuk mengambil alih lahan mereka sesuai alas kepemilikan mereka,” pungkasnya.

About Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.